Inilah kisah indah percintaan seorang tabi’in mulia.
Namanya Mubarak. Mubarak adalah seorang hamba, tuannya memerdekakannya
karena keluhuran pekerti dan kejujurannya.
Setelah merdeka ia bekerja pada seorang kaya raya yang memiliki kebun delima yang cukup luas sebagai penjaga kebun itu. Keramahan dan kehalusan tutur sapanya, membuatnya disenangi semua temannya dan penduduk di sekitar kebun.
Setelah merdeka ia bekerja pada seorang kaya raya yang memiliki kebun delima yang cukup luas sebagai penjaga kebun itu. Keramahan dan kehalusan tutur sapanya, membuatnya disenangi semua temannya dan penduduk di sekitar kebun.
Suatu hari pemilik kebun itu memanggilnya dan berkata:
“Mubarak, tolong petikkan buah delima yang manis dan masak!”
